Sedang Kuusahakan

Hai, halo ini kolaborasi pertama bersama @nanidlot . Sebelum melanjutkan baca tulisan ini, boleh silakan baca tulisan Kita Ini Apa? karya @nanidlot . Terima kasih, selamat membaca.

Pertemuan_(2)

Katamu
Kita ini apa?
Kita ini bagaimana?

Kita adalah sepasang perasaan yang liar, tumbuh begitu saja di dada, tak perlu dekat untuk menatap, tak perlu tempat untuk menetap. Memaksa hadir meski tak pernah tampak di depan mata. ahh cinta, memang sebercanda itu, jatuh kapan saja. Aku pikir kau sedang merasakannya, makanya kau bertanya tentang kita.

Kita ingin saling menemukan, menjadikan nyata rasa yang ada, agar tak hanya tumbuh di dada tapi juga hadir di tatapan kita. Kita ingin saling menjemput, tapi barangkali kita hanya takut, apakah perasaan ini benar-benar ada atau seperti katamu, ini semua hanya sebatas jiwa yang ingin berdua? atau kesalahan yang dipaksa? atau pementasan sebuah drama?

Sial, begitu pengecutnya, menyalahkan takdir yang mendekat hanya karena belum siap.

Kau tak perlu bertaruh apa-apa tentang siapa yang merindu, aku dan kau akan kalah, dan rindu menang di dalam kepala kita masing-masing. Entah bagaimana dia bisa ada, mungkin karena obrolan-obrolan panjang kita tiap malam yang belum sempat jadi nyata.

Kau tak perlu mencemaskan apa-apa tentang kedekatan kita, sebelum kamu, aku sudah banyak mengorbankan banyak pertemuan-pertemuan yang salah, mengorbankan hati sendiri di tempat yang salah, memberi nyaman pada seseorang yang salah. Begitu jauh perjalananku menemukanmu dan ketika kita sedekat ini, jangan beri pertanyaan dengan prasangka-prasangka yang kau khawatirkan sendiri. Aku takut, ternyata aku bukanlah jawaban-jawaban dari pertanyaanmu.

Aku mungkin tak pernah bisa memastikan kita
Aku mungkin tak pernah bisa memberi jawaban untuk menenangkan dada
Aku mungkin tak pernah bisa menemukan semua jawaban dari banyak pertanyaanmu

Begini saja
Bagaimana kalau kita menjinakkan perasaan ini?
Bagaimana kalau sama-sama memastikan kita?
Bagaimana kalau bertaruh lagi mengalahkan rindu dengan pertemuan yang nyata?
Bagaimana kalau kita bertukar isi kepala, di sebuah cafe favoritmu dengan secangkir minuman kesukaanmu, tentunya aku akan memilih minuman yang sama, karena mungkin saat itu, aku akan grogi di dekatmu atau sekadar ingin merasakan sebahagia apa kamu saat meneguk minuman kesukaanmu.

Bagaimana? barangkali di obrolan yang nyata, hati kita akan sama-sama menemukan semua pertanyaan yang sedang kau khawatirkan.

Jika tidak
Jangan biarkan aku jatuh ke tempat yang salah lagi
Karena cukup adil bagiku, kalau kau adalah satu-satunya yang kuminta pada semesta agar pertemuan ini tidak bercanda.

Iklan

4 pemikiran pada “Sedang Kuusahakan

  1. Jadi halu baca ini seolah-olah baca isi kepala dia yang biasanya dimanifestasikan dalam kata ajakan “Ngobrol yuk?” lalu berujung temu di cafe favorit kami berdua. Bertukar isi kepala. Dengan nyata. Akhirnyaaaa. Lega setelah kepalaku banyak tanya.
    Bagussss!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s